Tanggal 29 Maret 2019 merupakan hari yang sangat penting bagi Edward Rene dan Ronifasius. Ini karena mereka diundang oleh Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Landak bersama dengan Forum Anak Desa (FAD) Angan Tembawang untuk menghadiri Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) tingkat Kabupaten.

Keterlibatan FAD dalam Musrenbang Kabupaten merupakan kali yang kedua. Kesempatan ini kembali diberikan setelah pendekatan yang dilakukan Wahana Visi Indonesia (WVI) kepada Bappeda untuk dapat melibatkan FAD dalam Musrenbang.

Setelah dibuka secara resmi oleh Bupati Landak Karolin Margret Natasa, Musrenbang dilanjutkan dengan pemaparan arah pembangunan Gubernur Kalimantan Barat terpilih, dan program pembangunan tahun 2019 di Kabupaten Landak. Kedua paparan tersebut menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia.

Seusai paparan, kesempatan khusus diberikan oleh Kepala Bappeda kepada FAD untuk menyampaikan aspirasi mewakili anak-anak Kabupaten Landak.  Edward Rene Uriyang, yang akrab dipanggil Edo, kemudian berbicara mewakili teman-temannya dan menyampaikan rekomendasi yang dibacakan di hadapan peserta Musrenbang.

Beberapa rekomendasi di antaranya adalah mendorong pemerintah daerah untuk membangun shelter anak, peraturan daerah untuk larangan merokok, larangan pekerja anak di bawah 18 tahun, serta memperbanyak fasilitas pembuangan sampah.

“Demikian suara anak Kabupaten Landak. Semoga bisa dimasukkan dalam perencanaan pembangunan di tahun 2020,” kata Edo, saat menutup penyampaian rekomendasi anak.

Ir. Theresia Limawardani, M.Si selaku Kepala Bappeda Kabupaten Landak, sangat mengapresiasi masukan yang disampaikan oleh Forum Anak Daerah. Semua masukan adalah sangat berharga dan baik bagi pemerintah daerah.

“Rekomendasi yang FAD sampaikan akan dipertimbangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Landak dalam menyusun program-program ke depan. Ini akan berguna dalam perencanaan selanjutnya,” jelasnya.

Usai penyampaian, dengan didampingi Ignatius Anggoro (Manager Wahana Visi Indonesia Area Program Landak), FAD Kabupaten Landak menyerahkan Rekomendasi Anak kepada Kepala Bappeda.

Sementara itu, saat serah terima rekomendasi dilakukan, Ignatius Anggoro menyampaikan bahwa apa yang dilakukan anak-anak melalui FAD sangatlah luar biasa.

“Ini merupakan kesempatan sangat baik yang diberikan Pemerintah Daerah Kabupaten Landak. Semoga anak-anak di Kabupaten Landak lebih aktif , kreatif dan semakin sejahtera,” pungkas Anggoro.